KOMPAS.com – Kuat arus listrik adalah salah satu besaran fisika yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dimaksud dengan kuat arus dan bagaimana rumus kuat arus? Berikut adalah penjelasannya!
Arus listrik adalah muatan listrik yang mengalir. Elektron adalah muatan listrik. Elektron yang berpindah dari satu empat ke tempat lain (mengalir) membentuk arus listrik.
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, kuat arus listrik adalah ukuran jumlah muatan listrik yang melewati titik mana pun per satuan waktu.
Makin kuat suatu arus listrik, maka makin banyak muatan listrik yang mengalir dalam stauan waktunya.
Baca juga: Mencari Kuat Arus Keluaran pada Trafo
Apa satuan kuat arus? Kuat arus adalah besaran fisika yang memiliki satuan ampere (A) yang diambil dari nama seorang pendiri ilmi elektrodinamika bernama Andre Marie Ampere.
Selain ampere (A), kuat arus listrik dapat dinyatakan dalam satuan coloumb (C). Satu ampere (A) sama dengan satu coulomb, dan satu coulomb sama dengan 6,2 x 10^18 elektron per detik.
Dalam jumlah yang lebih kecil, kuat arus listrik dapat dinyatakan dalam satua miliampere (mA). Satu miliampere setara dengan 0,001 ampere.
Baca juga: Gaya Magnet: Menentukan Arus Listrik pada Dua Kawat Sejajar
Apa rumus kuat arus? Dilansir dari Physics Libretexts, kuat arus adalah banyaknya muatan per satuan waktu. Sehingga, rumus kuat arus adalah:
Dengan,
I: kuat arus listrik (A)
Q: jumlah muatan listrik (Q)
t: waktu (s)
Namun, dalam beberapa kasus tidak diketahui jumlah muatan yang mengalir. Sehingga, kita dapat menggunakan hukum Ohm untuk menghitung kuat arus.
Baca juga: Rangkaian Listrik: Pengertian, Jenis, Komponen, dan Rumusnya
Dilansir dari Lumen Learning, menurut hukum Ohm kuat arus listrik berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan dan dihambat oleh resistansi. Sehingga, rumus kuat arus menurut hukum Ohm adalah:
Dengan,
I: kuat arus listrik (A)
V: tegangan listrik (V)
R: hambatan atau resistansi (?)
Pada rangkaian seri, arus yang mengalir pada setiap komponen adalah sama. Artinya, kuat arus total rangkaian sama dengan kuat arus yang mengalir pada tiap komponennya.
Baca juga: Bedanya Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel
Sehingga, rumus kuat arus rangkaian seri adalah:
Kebalikan dari rangkaian seri, pada rangkaian paralel kuat arus yang mengalir tidak sama pada setiap komponennya. Kuat arus total dibagi-bagi untuk setiap komponen berdasarkan perbedaan hambatannya.
Sehingga, rumus kuat arus rangkaian paralel adalah:
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita 优游国际.com WhatsApp Channel : . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.