KOMPAS.com - Seorang bayi bernama Lord yang baru berusia 4 bulan selamat setelah tersapu angin puting beliung yang terjadi di Clarksville, Tennessee, Amerika Serikat pada Sabtu (16/12/2023).
Lord ditemukan tersangkut di pepohonan yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung.
Letnan Steven Bryant dari Pemadam Kebakaran Clarksville mengatakan, bayi tersebut mengalami luka robek di wajahnya pada saat dievakuasi.
"Saya tahu dia masih bernapas tapi dia berlumuran lumpur dan mengalami luka robek di bagian kanan wajahnya," kata Bryant, dikutip dari CNN.
Bayi itu kemudian dibawa ke mobil ambulans untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis.
Menurut petugas medis, Lord dalam kondisi yang sangat sehat. Bayi itu kemudian dikembalikan kepada ibunya, Sydney Moore (22).
Kronologi kejadian
Dua tornado akibat bencana alam badai di Tennessee, Amerika Serikat menghancurkan permukiman warga pada Sabtu (16/12/2023).
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal mereka dan sedikitnya 6 orang dinyatakan tewas, termasuk seorang ibu dan anaknya yang masih balita.
Layanan Cuaca Nasional melaporkan, sebuah angin tornado tunggal menempuh jarak hampir 43 mil dari daerah Clarksville di Montgomery County ke Logan County dan merusak rumah serta kantor bisnis di wilayah tersebut.
Angin puting beliung itu juga menyapu mobil dan truk yang terparkir. Salah satu keluarga yang terdampak adalah Sydney Moore.
Menurut Moore, tidak ada peringatan atas bencana angin tersebut.
"Tidak ada peringatan," kata dia, masih dari sumber yang sama.
Saat kejadian, Moore mengatakan angin tornado itu menyapu mobilnya. Dia segera menghampiri dan meraih putranya, Princeton (1).
Sementara pacar Moore, Aramis Youngblood (39), bergegas melindungi Lord yang saat itu sedang tidur di kerajang bayi.
Keranjang bayi itu adalah benda pertama yang tersapu angin puting beliung dan membawa terbang Lord.
Bahkan Youngblood yang berhasil meraih keranjang bayi itu juga terangkat ke udara dan mengalami cedera berupa bahu terkilir.
Ditemukan di puing-puing pepohonan
Setelah angin puting beliung berlalu, Moore mengendong putranya Princeton, memanjat keluar dari bawah reruntuhan rumahnya yang hancur akibat angin tornado.
Sementara Youngblood membutuhkan waktu 10 menit untuk mencari Lord yang menangis dan tersangkut di sebuah pohon tumbang yang berlokasi sekitar 30 meter dari lokasi rumah mereka.
"Itu seperti sebuah adegan dalam film," kata Moore.
"Saya ingat melihat Aramis berjalan di tengah hujan lebat, pakaiannya robek, dengan Lord dalam pelukannya," imbuhnya.
Seperti keajaiban
Moore mengaku merasa hancur dan tercekat. Dia mengaku sempat berpikir bahwa anaknya meninggal dunia.
"Saya cukup yakin dia sudah meninggal dan kami tidak akan menemukannya," kata dia, dikutip dari BBC.
"Tetapi dia ada di sini, dan itu atas anugerah Tuhan," imbuh Moore.
Meski selamat dari insiden tersebut, anak-anak dan Moore mengalami luka ringan dan memar.
Sementara pacar Moore, Youngblood mengalami patah lengan dan bahu.
/tren/read/2023/12/18/161500665/kisah-lord-bayi-4-bulan-yang-selamat-setelah-tersapu-angin-tornado