优游国际

Baca berita tanpa iklan.

Debat Panas Terdakwa Yudha Arfandi dan Saksi di Sidang Kasus Kematian Dante

优游国际.com - 05/08/2024, 15:09 WIB
Cynthia Lova,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus kematian Dante kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin (5/8/2024).

Agenda sidang hari ini adalah mendengarkan keterangan dari lima saksi yang ada di kolam renang, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Yang pertama mendapat bagian memberikan kesaksian adalah Darma Anwar Hutapea sebagai saksi fakta.

Baca juga: Tamara Tyasmara Menangis Saat Saksi Bilang Yudha Arfandi Malah Tinggalkan Dante ke Toilet

Darma adalah pengunjung kolam renang Palem, yang merupakan saksi pertama dan memberikan pertolongan pertama pada Dante setelah tenggelam.

Darma menjelaskan kecurigaannya terhadap Yudha Arfandi saat berenang bersama Dante.

Darma dalam kesaksiannya mengatakan, saat datang ke kolam renang ia sudah melihat Dante muntah mengeluarkan air.

“Pertama kali saya datang ke situ posisi Dante sudah berpangku memegang lantai atas kolam, pinggir kolam. Saya melihat Dante itu ada beberapa kali dari mulutnya membuang air seperti muntah,” ujar Darma dalam kesaksiannya.

Baca juga: Tamara Tyasmara dan Angger Dimas Kompak Hadir di Sidang Kasus Kematian Dante

Namun di akhir persidangan, Yudha membantah kesaksian dari Darma. Yudha menyatakan yang dilakukan Dante adalah membuang ludah, bukan muntah.

“Saudara bilang lihat korban muntah atau seperti orang meludah? Atau gimana,” tanya Yudha.

“Saya tapi melihatnya muntah yang mulia,” jawab saksi Darma.

Di kesaksian lainnya, Darma mengungkap kecurigaannya kepada Yudha karena meninggalkan Dante sendiri di kolam renang.

“Nah, terdakwa ini saya lihat dia naik ke atas (kolam renang), dia pergi ke toilet yang jaraknya 40 meter. Sementara sebelah kanan saya ada toilet itu tiga kosong yang lebih dekat,” ucap Darma.

Baca juga: Beri Kesaksian Sidang Kasus Kematian Dante, Angger Dimas Akui Dapat Teror

“Ketika dia pergi itu saya berpikir gitu. Makanya di hati saya mengawasi itu anak. Siapa tahu tenggelam, saya langsung bisa siap-siap menolong,” lanjut Darma.

Namun, kesaksian Darma tersebut kembali dibantah oleh Yudha.

“Saksi bilang saya memilih ke toilet yang jauh. Saya tidak tahu ada toilet karena penjaga toilet bilang itu di bawah untuk perempuan,” ujar Yudha.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan.
Baca berita tanpa iklan.
Komentar
Baca berita tanpa iklan.
Close Ads
Penghargaan dan sertifikat:
Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi 优游国际.com
Network

Copyright 2008 - 2025 优游国际. All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses 优游国际.com
atau