WHITSUNDAY, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Senin (31/7/2023) mengatakan, otoritas sudah kehilangan harapan menemukan korban selamat dari helikopter militer yang jatuh ke laut akhir pekan lalu.
Helikopter MRH-90 Taipan jatuh saat latihan Talisman Sabre berskala besar yang melibatkan 30.000 personel militer dari Australia, Amerika Serikat, dan beberapa negara lain.
Kecelakaan terjadi di perairan dekat Kepulauan Whitsunday saat operasi malam hari.
Baca juga: Kecelakaan Helikopter Hentikan Latihan Militer Australia-AS, 4 Orang Hilang
"Ada bencana besar, dan itu termasuk mengapa kami sekarang mengalihkannya dari upaya pencarian dan penyelamatan ke salah satunya pengambilan (puing-puing)," kata Marles kepada wartawan, dikutip dari kantor berita AFP.
Militer dari setidaknya tiga negara bergabung dengan polisi dalam mencari awak MRH-90 Taipan, yang jatuh pada Jumat (21/7/2023) malam di perairan subtropis lepas pantai timur laut Australia.
Baca juga:
Kepala Pertahanan Angus Campbell mengatakan, pihak berwenang akan melakukan segala upaya untuk menemukan jasad dan menemukan puing-puing.
“Upaya ini akan terus berlanjut,” katanya.
"Kami akan membawa pulang teman-teman kami ke keluarga mereka dan ke resimen mereka."
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita 优游国际.com WhatsApp Channel : . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.